Konfirmasi DNA
Untuk memastikan status taksonominya, tim peneliti melakukan validasi ilmiah yang ketat. M. Rifqi Hariri dari BRIN memimpin analisis molekuler, sementara M. Hisyam Fadhil dari IPB University menangani aspek ilustrasi botani dan penanaman.
Baca Juga: Predator yang Bermanfaat: 4 Khasiat Tersembunyi Kantong Semar untuk Kesehatan dan Kuliner
Hasil analisis DNA berbasis internal transcribed spacer (ITS) akhirnya mengonfirmasi bahwa tanaman ini memiliki kekerabatan genetik yang dekat namun berbeda secara morfologi, yang membuktikan terjadinya proses hibridisasi alami di habitat aslinya di hutan kerangas Mempawah.
“Penelitian mengenai status taksonomi ×taringkecil ini sangat menarik bagi kami. Kami benar-benar menantikan hasil analisis molekuler,” tambah Arifin.
Kehadiran spesies baru kantong semar ini menambah daftar panjang kekayaan biodiversitas flora di Pulau Kalimantan yang perlu terus dijaga kelestariannya.
(Natash)










