Faktakalbar.id, BANTEN – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia menggelar Middle Planning Conference (MPC) sebagai persiapan pelaksanaan ADMM-Plus Experts’ Working Group Combined FTX Exercise Trident Resolve.
Baca Juga: Rampung Diperbaiki, Kemhan Serahkan Kembali KRI Teluk Kupang-519 ke TNI AL
Pertemuan strategis ini berlangsung di Banten dan dibuka langsung oleh Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan, Marsma TNI Mukti Arja Berlian, Selasa (27/1/2026).
MPC menjadi langkah krusial dalam mematangkan koordinasi latihan gabungan multinasional yang akan digelar pada September 2026 mendatang di Banten.
Forum ini mengintegrasikan tiga Kelompok Kerja Ahli ADMM-Plus, yakni Kedokteran Militer, Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana (HADR), serta Keamanan Siber.
Latihan Trident Resolve dirancang untuk memperkuat resiliensi kawasan dalam menghadapi bencana.
Fokus utamanya adalah peningkatan interoperabilitas dan langkah-langkah pembangunan kepercayaan (confidence building measures) antarnegara peserta.
Baca Juga: Hadiri Rapat Komisi I DPR RI, Menhan Sjafrie Sampaikan Pesan Presiden Soal Anggaran
Selain simulasi koordinasi lintas sektor, rangkaian kegiatan latihan nanti juga akan mencakup aksi bakti kesehatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam membangun kerja sama pertahanan kawasan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada stabilitas regional.
(FR)
















