Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Masyarakat Kalimantan Barat memperingati Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi pada hari ini, 28 Januari 2026. Usia yang matang ini seharusnya mencerminkan kemajuan kualitas hidup manusia yang sejalan dengan kekayaan alamnya.
Namun, data statistik menunjukkan realitas yang berbeda. Provinsi ini menghadapi paradoks pembangunan yang serius: ekonomi tumbuh positif, tetapi kualitas manusia masih tertinggal jauh dibandingkan provinsi tetangga di Pulau Kalimantan.
Publik berhak menuntut pertanggungjawaban pemerintah daerah atas ketimpangan ini. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data tahun 2025 yang memperlihatkan posisi Kalimantan Barat yang belum memuaskan dalam peta Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Berikut adalah bahan evaluasi total bagi para pemangku kebijakan.
Baca Juga: HUT Kalbar Hari Ini: Menyingkap Sejarah Provinsi Seribu Sungai
Tertinggal Jauh dari Tetangga
Kalimantan Barat mencatatkan skor IPM sebesar 72,09 poin pada tahun 2025. Angka ini memang mengalami kenaikan tipis dari tahun sebelumnya. Namun, kenaikan tersebut belum cukup untuk mengejar ketertinggalan dari provinsi lain di regional Kalimantan.
Kita dapat membandingkan data ini secara langsung dengan Kalimantan Timur. Provinsi yang menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara tersebut mencatatkan IPM sebesar 79,39 poin pada periode yang sama. Selisih angka yang mencapai lebih dari 7 poin ini menunjukkan jurang kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup yang sangat lebar.
Bahkan, Kalimantan Barat juga masih berada di bawah Kalimantan Tengah yang mencapai angka 74,86 poin. Fakta ini menempatkan Kalimantan Barat di papan bawah persaingan regional, padahal provinsi ini memiliki usia yang lebih tua dibandingkan beberapa provinsi pemekaran lainnya.
















