3. Pasang Kain Basah pada Ventilasi Udara
Rumah harus menjadi tempat yang bersih dari polusi saat kualitas udara di luar memburuk. Anda perlu menutup rapat semua pintu dan jendela. Namun, partikel debu halus sering kali tetap masuk melalui celah ventilasi.
Anda bisa mengatasinya dengan memasang kain atau handuk basah pada lubang ventilasi rumah. Kelembapan pada kain berfungsi sebagai filter sederhana yang akan menangkap partikel debu yang terbawa angin sebelum masuk ke dalam ruangan.
4. Jaga Kelembapan Saluran Napas dengan Air Putih
Asap menyebabkan saluran pernapasan menjadi kering dan mudah iritasi. Anda wajib minum air putih lebih banyak dari biasanya untuk menjaga kelembapan selaput lendir atau mukosa.
Mukosa yang lembap bekerja lebih efektif dalam menjebak kotoran sebelum masuk ke paru-paru. Selain itu, konsumsi makanan yang kaya antioksidan seperti Vitamin C dan E untuk membantu tubuh melawan radikal bebas akibat asap.
Baca Juga: Bahasan Tinjau Lokasi Karhutla di Pontianak Tenggara, Pastikan Api Padam
5. Hindari Olahraga di Luar Ruangan
Banyak orang tetap berolahraga lari atau bersepeda meski udara berkabut. Padahal, tindakan ini sangat berbahaya. Saat berolahraga, Anda menghirup udara lebih banyak dan lebih dalam. Hal ini justru memasukkan racun lebih banyak ke dalam paru-paru.
Selalu pantau kualitas udara melalui aplikasi pemantau indeks udara. Jika udara masuk kategori tidak sehat, hentikan aktivitas fisik di luar ruangan dan lindungi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia dari paparan langsung.
(*Sr)










