Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, kembali menyerap aspirasi warga dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Sungai Ambawang. Ia mencatat bahwa masyarakat masih mendominasi usulan pada penyelesaian pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Selain infrastruktur, Sujiwo juga menyoroti sektor krusial lainnya seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, dan perikanan yang memerlukan perhatian serius pemerintah daerah.
Secara khusus, Bupati Sujiwo memberi instruksi tegas terkait pemenuhan dan peningkatan pelayanan dasar kesehatan. Ia meminta manajemen fasilitas kesehatan, baik Puskesmas maupun Rumah Sakit, agar tidak mengabaikan masyarakat kurang mampu.
Baca Juga: Sujiwo Letakkan Batu Pertama KDMP Desa Kubu, Targetkan Ekonomi Kerakyatan Tumbuh
Sujiwo menekankan bahwa petugas medis harus menempatkan keselamatan nyawa di atas urusan administrasi. Ia bahkan menjamin akan mengambil tanggung jawab penuh atas kebijakan tersebut.
“Saya bersama Pak Wabup minta tolong, administrasi nomor sekian, masalah terdaftar di BPJS, nunggak, dan lain sebagainya, itu nomor sekian. Yang lebih terpenting selamatkan dulu nyawa rakyat itu, sehatkan rakyat dulu. Saya secara pribadi maupun sebagai bupati akan bertanggungjawab,” tuturnya.
Sujiwo menganggap pengabaian terhadap masyarakat miskin hingga meninggal dunia sebagai bentuk kezaliman. Ia menyatakan kesanggupannya menanggung beban dosa jika hal itu menimpa warganya.
Lebih lanjut, Sujiwo juga memaparkan masalah di sektor pendidikan. Ia membuka data bahwa hampir 60 persen bangunan SD dan SMP mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, ia juga menyebut kondisi alat-alat kesehatan di fasilitas medis memerlukan peningkatan kualitas.
Baca Juga: Tinjau SMP Negeri 3 Batu Ampar, Bupati Sujiwo Minta Perbaikan Ruang Guru Jadi Prioritas
Namun, menanggapi pertanyaan mengenai fokus utama anggaran tahun berjalan, Sujiwo memastikan pembangunan fisik tetap memegang porsi terbesar.
















