BNPB Serahkan Kunci 17 Unit Hunian Sementara untuk Korban Longsor Cilacap

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana (tengah depan kacamata) bersama Bupati Cilacap dan Kalakhar BPBD Provinsi Jawa Tengah memotong pita simbolis dalam rangkaian penyerahan hunian sementara bagi warga terdampak bencana longsor di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (27/1).
Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana (tengah depan kacamata) bersama Bupati Cilacap dan Kalakhar BPBD Provinsi Jawa Tengah memotong pita simbolis dalam rangkaian penyerahan hunian sementara bagi warga terdampak bencana longsor di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (27/1). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Baca Juga: Update Longsor Bandung Barat: DVI Identifikasi 20 Jenazah, 9 Ekskavator Dikerahkan ke Sektor Pencarian

Larangan Memperjualbelikan Bantuan

Andi Eviana menjelaskan bahwa setelah fase hunian sementara ini, pemerintah berencana membangun hunian tetap (huntap) permanen bagi 56 kepala keluarga tersebut.

Ia menegaskan agar bantuan ini dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan tidak dipindah tangankan.

BNPB meminta pemerintah daerah segera menyusun regulasi yang kuat sebagai landasan hukum pengelolaan aset bantuan tersebut.

“Setelah menjadi hunian tetap, kami berharap Bupati bersama BPBD Provinsi Jawa Tengah dapat menyusun aturan terkait pemanfaatan huntap. Jangan sampai ada yang disewakan, karena itu tidak diperbolehkan,” tegasnya.

Apresiasi Warga

Bantuan ini disambut rasa syukur oleh para penerima manfaat. Tarkim, salah satu warga terdampak, mengaku sangat terbantu dengan fasilitas yang diberikan pemerintah, mulai dari pusat hingga daerah.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Kepala BNPB, Bapak Gubernur Jawa Tengah, dan Bapak Bupati Cilacap. Alhamdulillah, hunian sementara sudah kami terima dengan fasilitas yang lengkap dan sangat mendukung kebutuhan kehidupan sehari-hari,” kata Tarkim.

Di lokasi relokasi tersebut, pemerintah juga telah membangun satu unit rumah contoh untuk hunian tetap yang realisasinya akan segera dilaksanakan setelah seluruh proyek huntara terselesaikan.

(*Red)