Meski api telah padam, petugas tetap mewaspadai potensi penyalaan kembali mengingat kelembaban udara yang berada di angka 66% serta hembusan angin dari arah Timur Laut.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas, Aiptu Ade, memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat.
Menurutnya, capaian ini adalah buah dari sinergi solid antara TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, serta relawan pemadam kebakaran yang bertaruh tenaga di lapangan.
“Keberhasilan zero titik api ini adalah bukti kerja keras tim gabungan. Anggota kami telah bekerja maksimal demi memastikan masyarakat tidak lagi menghirup asap sisa kebakaran,” ujar Ade.
Kendati situasi sudah terkendali, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tidak lengah.
Patroli rutin akan terus digencarkan di kawasan rawan gambut untuk mencegah munculnya titik api baru, khususnya yang disebabkan oleh aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar.
“Kami meminta kerja sama masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Tim Siaga Karhutla akan terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan Kubu Raya tetap bebas dari Karhutla,” pungkasnya.
(Mira)
















