Faktakalbar.id, JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia mengawali langkah manis di ajang Piala Asia Futsal 2026.
Bermain di hadapan publik sendiri, skuad Garuda membantai Korea Selatan dengan skor telak 5-0 pada laga pembuka Grup A yang berlangsung di Indonesia Arena, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Senin (27/1/2026) malam.
Baca Juga: Proliga Bola Voli 2026 Resmi Dibuka di Pontianak, Dihadiri Pejabat Nasional dan Internasional
Turnamen bergengsi ini dibuka secara resmi dengan kemeriahan penampilan kesenian tradisional Jakarta, parade bendera negara peserta, hingga aksi drum band yang memukau lebih dari 6.000 penonton yang hadir.
Indonesia yang tergabung di Grup A bersama Irak, Kirgistan, dan Korea Selatan, tampil percaya diri di bawah asuhan pelatih Hector Souto.
Tim ini bermaterikan pemain terbaik yang mayoritas merupakan alumni SEA Games Thailand 2025 peraih medali emas.
Dipimpin Kapten Muhammad Iqbal, Indonesia langsung tampil menekan. Gol pembuka lahir pada menit ke-18 babak pertama. Iqbal, dengan pergerakan lincah tanpa bola, berhasil melepaskan diri dari kawalan Kim Gun Woo dan menyambut umpan ke dalam di sisi kiri pertahanan lawan. Ia sukses mendorong bola masuk ke bagian atas gawang yang dikawal Jeong Jo Hoo.
Tak berselang lama, pada menit ke-9 babak pertama, Rio Pangestu menggandakan keunggulan.
Menerima bola dari Ardiansyah Nur, Rio melepaskan tendangan keras dari bagian tengah yang merobek sisi kanan gawang Korea Selatan.
Memasuki babak kedua, dominasi tuan rumah berlanjut. Baru berjalan hingga menit ke-19, Iqbal kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola pantul di sisi kiri gawang lawan dengan tenang.
Pesta gol berlanjut pada menit ke-11 lewat aksi cip manis Israr yang memperdaya kiper lawan.
Menjelang akhir laga, tepatnya menit ke-3 sebelum bubaran, Reza Gunawan menutup kemenangan menjadi 5-0.
Baca Juga: Hasil Futsal SEA Games 2025: Bantai Thailand 6-1, Timnas Indonesia Resmi Raih Medali Emas
Ia memanfaatkan bola muntah hasil tendangan keras Adriansyah yang ditepis kiper, sementara pemain bertahan lawan, Choi Hyun Bin, terlambat melakukan antisipasi.
Di kubu lawan, Korea Selatan yang dilatih Paulo Fernandes sempat mencoba menekan lewat kombinasi serangan sayap.
Namun, ketangguhan penjaga gawang Nizar dan Ahmad Habibie yang tampil bergantian berhasil mematahkan setiap peluang dan tendangan keras lawan.
Usai laga, Muhammad Iqbal yang didapuk sebagai pemain terbaik (Man of the Match) menyampaikan apresiasinya kepada suporter.














