Baca Juga: Tinjau Longsor Bandung Barat, Wapres Gibran dan Kepala BNPB Pastikan Penanganan Optimal
Sebaliknya, untuk temuan yang berupa potongan tubuh atau kondisi tidak utuh, tim DVI memerlukan waktu lebih lama.
Petugas harus melakukan pencocokan data ante mortem (data fisik sebelum kematian) yang dikumpulkan dari pihak keluarga dengan data post mortem (data fisik jenazah).
Pencarian Berbasis Drone
Memasuki Senin pagi (26/1), operasi pencarian korban meninggal dunia maupun korban hilang kembali dilanjutkan.
Tim SAR gabungan bergerak berdasarkan pemetaan area yang lebih spesifik.
Fokus titik pencarian hari ini mengacu pada data visual yang diperoleh dari pengamatan udara menggunakan drone.
Baca Juga: Operasi SAR Hari Kedua: Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Cari Korban Longsor Cisarua
Teknologi ini digunakan untuk memetakan sebaran material longsoran dan memprediksi lokasi keberadaan korban yang masih tertimbun, sehingga proses evakuasi dapat berjalan lebih efektif.
Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi terhadap kantong jenazah yang telah diserahkan ke tim DVI terus berjalan beriringan dengan operasi pencarian di lapangan.
(*Red)
















