Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Gizi Nasional (BGN) merespons fenomena sejumlah sekolah elit yang menolak menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah memastikan tidak akan ada paksaan dalam penyaluran bantuan tersebut kepada sekolah yang merasa tidak membutuhkan.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, secara tegas melarang jajarannya melakukan intimidasi. Ia menginstruksikan para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah untuk menghormati keputusan sekolah yang menolak.
Baca Juga: Viral Curhatan Ibu di Kubu Raya, Sedih Lihat Menu MBG Anaknya Tak Sesuai Harapan
Laporan mengenai penolakan ini datang dari SPPG Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam rapat koordinasi, terungkap bahwa beberapa sekolah swasta bonafide dengan ribuan siswa memilih untuk tidak menerima paket makanan gratis.
Pihak sekolah beralasan bahwa orang tua siswa mereka berasal dari kalangan ekonomi mampu.
Penolakan Dianggap Sah
Nanik menilai alasan penolakan dari sekolah elit tersebut sangat masuk akal dan sah. BGN tidak mempermasalahkan jika ada sekolah yang mundur dari daftar penerima manfaat karena siswanya sudah berkecukupan.
















