Faktakalbar.id, NASIONAL – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencatatkan fenomena menarik pada penutupan pekan ini. Investor asing mengubah arah kebijakan investasi mereka secara signifikan terhadap dua emiten energi raksasa di tanah air.
Laporan bursa memperlihatkan para pemodal besar dari luar negeri gencar memborong saham yang terafiliasi dengan Garibaldi Thohir atau Boy Thohir. Di sisi lain, mereka justru melepas kepemilikan saham di PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Perbedaan perlakuan ini memberikan petunjuk penting bagi pelaku pasar mengenai sektor mana yang memiliki prospek cerah.
Berikut analisis mendalam mengenai pergerakan dana asing tersebut:
1. Investor Borong Saham ADRO
Investor asing melakukan pembelian bersih secara masif pada saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Data perdagangan mencatat nilai pembelian bersih asing menembus angka Rp 157,38 miliar hanya dalam satu hari perdagangan.
Analis pasar modal menilai antusiasme asing ini muncul karena transformasi bisnis perusahaan. Boy Thohir sukses meyakinkan investor global bahwa perusahaannya kini fokus mengembangkan energi hijau dan hilirisasi mineral.
Hal ini menarik minat investor institusi yang memprioritaskan aspek lingkungan dalam portofolio mereka.
2. Tekanan Jual Melanda BUMI
Situasi berbeda menimpa PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Investor asing secara serentak melakukan aksi jual bersih pada saham emiten batubara terbesar ini. Langkah tersebut menekan harga saham BUMI dan menahannya di zona merah.
Pengamat menilai aksi jual ini sebagai bentuk strategi defensif. Ketidakpastian harga komoditas global membuat investor asing memilih mengamankan modal mereka.
Mereka cenderung menghindari emiten yang pendapatan utamanya masih sangat bergantung pada penjualan batu bara mentah konvensional.
















