Tinjau Longsor Bandung Barat, Wapres Gibran dan Kepala BNPB Pastikan Penanganan Optimal

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kiri) berdiskusi dengan Kepala Basarnas dan tim gabungan saat meninjau lokasi bencana longsor di Bandung Barat. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kiri) berdiskusi dengan Kepala Basarnas dan tim gabungan saat meninjau lokasi bencana longsor di Bandung Barat. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Tentu penentuan lokasi juga akan melibatkan Badan Geologi supaya lebih aman. Masyarakat yang tidak terkena dampak tapi lokasinya masih rawan, akan kita tindak lanjuti untuk direlokasi,” jelas Suharyanto.

Berdasarkan data sementara per Minggu (25/1) pukul 14.00 WIB, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 232 jiwa yang tersebar di GOR Desa dan Aula Desa Pasir Langu.

Pemerintah telah menyiapkan tiga skema hunian bagi pengungsi, yakni Hunian Sementara (Huntara), Dana Tunggu Hunian (DTH) untuk menumpang di rumah kerabat, serta relokasi permanen.

Untuk mempercepat penanganan, pemerintah mengerahkan lima klaster utama yakni SAR, kesehatan, logistik, perlindungan pengungsian, dan pemulihan.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyebutkan lebih dari 250 personel terlatih serta alat berat dan drone telah diterjunkan ke lapangan.

(FR)