“Hingga pukul 10.30 WIB, 23 warga berhasil selamat, sementara 82 orang masih dalam pencarian. Total bencana ini berdampak pada 34 kepala keluarga atau 113 jiwa,” tulis laporan resmi BNPB.
Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan relawan saat ini terus berjibaku melakukan proses pencarian dan penyelamatan di lokasi kejadian.
Namun, medan yang sulit dan material longsoran yang tebal menjadi tantangan tersendiri.
Operasi Modifikasi Cuaca
Pemerintah terus berupaya melakukan mitigasi bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Barat yang statusnya masih Siaga Darurat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menekan curah hujan melalui teknologi.
BNPB telah menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 12 Januari 2026 dengan mengerahkan sejumlah pesawat untuk penyemaian awan.
Mengingat potensi hujan yang masih ada, masyarakat diminta untuk tetap waspada.
“Masyarakat di wilayah rawan longsor diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika kondisi dinilai berbahaya,” bunyi imbauan lanjutan dari BNPB.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan dan evakuasi korban tanah longsor di Desa Pasir Langu masih terus berlangsung.
(*Red)
















