Resmikan Huntara di Agam, Pemerintah Pastikan Tempat Tinggal Layak bagi Korban Bencana Sumbar

Kepala BNPB dampingi Menko PMK dan Mendagri dalam simbolis peresmian Hunian Sementara yang terletak di Lapangan SDN 05 Kayu Pasa, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu (24/1).
Kepala BNPB dampingi Menko PMK dan Mendagri dalam simbolis peresmian Hunian Sementara yang terletak di Lapangan SDN 05 Kayu Pasa, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu (24/1). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, AGAM – Pemerintah pusat terus mempercepat proses pemulihan pascabencana di Provinsi Sumatera Barat.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meresmikan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak, Sabtu (24/1).

Baca Juga: Tinjau Korban Bencana di Aceh, Kepala BNPB Percepat Huntara dan Salurkan Dana Tunggu Hunian

Peresmian ini dipusatkan di lokasi Huntara Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Selain di Agam, peresmian juga dilakukan secara serentak untuk tiga wilayah lain, yakni Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Pesisir Selatan yang mengikuti kegiatan melalui sambungan virtual (webinar).

Solusi Masa Transisi

Langkah ini merupakan bagian krusial dari percepatan pemulihan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal yang aman dan layak huni.

Berdasarkan data BNPB, tercatat sebanyak 4.742 rumah warga mengalami kerusakan berat akibat bencana di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala BNPB Suharyanto menegaskan bahwa pembangunan hunian sementara adalah prioritas utama pemerintah dalam masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan.