Operasi SAR Hari Kedua: Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Cari Korban Longsor Cisarua

Petugas SAR gabungan saat menyisir lokasi reruntuhan bangunan dan material tanah untuk mencari korban hilang di Desa Pasirlangu, Minggu (25/1).
Petugas SAR gabungan saat menyisir lokasi reruntuhan bangunan dan material tanah untuk mencari korban hilang di Desa Pasirlangu. (Dok. Ist)

“Alat berat sudah disiapkan. Jika memungkinkan dan aman, akan langsung kita turunkan. Namun bila belum bisa, pencarian akan dilakukan secara manual,” jelas Ade.

Rencana Modifikasi Cuaca

Faktor cuaca yang tidak menentu dengan intensitas hujan sedang hingga lebat turut menghambat proses pencarian korban longsor.

Baca Juga: Longsor Terjang Bandung Barat, 7 Orang Meninggal dan 82 Warga Masih Dicari

Ade menekankan bahwa keselamatan tim penyelamat juga menjadi prioritas di tengah kondisi tanah yang belum stabil.

“Yang pertama, kita sangat ketergantungan dengan cuaca, mudah-mudahan hari ini lebih baik. Kedua adalah kondisi longsoran yang masih berupa lumpur sehingga menyulitkan pekerjaan,” tambahnya.

Guna mendukung kelancaran operasi SAR, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menerapkan teknologi modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan di lokasi bencana.

“Pak Gubernur menyampaikan mulai hari ini akan dilakukan modifikasi cuaca. Mudah-mudahan ini efektif sehingga proses pencarian bisa berjalan lebih lancar,” tutup Ade Dian.

(*Red)