“Kegiatan ini adalah bentuk kebersamaan dan kepedulian kita semua terhadap Lanud ini. Dengan masih adanya penyiapan fasilitas Rafale di sekitar kita, mari bergotong royong menjaring benda-benda yang berada di area Apron A-1, Apron A-2, sekitar Shelter Skadron Udara 12, hingga New Taxiway,” tegas Danlanud.
Lebih lanjut, Danlanud mengingatkan potensi bahaya dari benda-benda kecil seperti kerikil, baut sisa pengerjaan konstruksi, paku, atau material bangunan lainnya.
Baca Juga: Satu Dekade Mengabdi, Rafale Jadi Kunci Mesir Dobrak Pembatasan Teknologi Militer AS
Benda-benda tersebut harus segera disingkirkan karena dapat berakibat fatal bagi mesin maupun struktur pesawat tempur.
Melalui kegiatan rutin FOD Walk ini, Lanud Roesmin Nurjadin berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman (zero accident), sehingga seluruh operasi penerbangan, baik latihan rutin maupun penyiapan kedatangan pesawat baru, dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
(fR)
















