Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Kabar gembira menyelimuti ribuan tenaga pendidik di Kabupaten Kubu Raya.
Bupati Sujiwo memastikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk kalangan guru, akan disalurkan penuh sebesar 100 persen pada tahun anggaran 2026.
Baca Juga: Sujiwo Lantik Pejabat Perumda dan Perusda Kubu Raya
Komitmen ini disampaikannya saat membuka kegiatan Jalan Santai peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, Sabtu (24/01/2026).
Bertempat di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Sujiwo menegaskan bahwa kebijakan ini diambil meski kondisi keuangan daerah sedang menghadapi tantangan fiskal.
Keberanian mengambil keputusan ini didasari oleh keinginan kuat untuk meningkatkan kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa.
“Di tengah tantangan fiskal tahun 2026, Pemkab Kubu Raya berani memutuskan untuk menyalurkan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN, termasuk guru, sebesar 100%,” tegas Sujiwo.
Alokasi Rp 15 Miliar untuk Guru Paruh Waktu
Selain TPP, Sujiwo juga menyampaikan kebijakan strategis terkait nasib guru paruh waktu.
Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran khusus dari APBD untuk menggantikan skema honorarium yang sebelumnya bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Baca Juga: Polisi Segel 9 Hektare Lahan Terbakar di Kubu Raya, 24 Titik Api Terpantau di Empat Kecamatan
“Pemkab serius menangani pengangkatan guru P3K dan guru paruh waktu. Khusus untuk guru paruh waktu, dialokasikan anggaran lebih dari Rp 15 miliar dari APBD untuk menggantikan sumber honorarium yang sebelumnya dari BOS,” tuturnya.
Terkait kegiatan jalan santai, Sujiwo menyambut baik antusiasme ratusan guru yang hadir.
Agenda yang juga bertepatan dengan Hari Pendidikan Internasional ini dinilai penting untuk mempererat sinergitas antara kepala daerah, PGRI, dan Dinas Pendidikan.
















