Agar mampu bertahan dan beradaptasi dengan tantangan di abad ke-21, setiap individu dituntut untuk menguasai keterampilan yang lebih luas dan holistik.
Merujuk pada panduan World Economic Forum yang juga diadopsi oleh Kemendikbudristek, terdapat enam literasi dasar yang menjadi kunci utama bagi seseorang untuk mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan.
Keenam literasi ini saling berkaitan satu sama lain.
Berikut adalah enam jenis literasi dasar yang wajib Anda ketahui dan kuasai untuk meningkatkan kualitas hidup:
1. Literasi Baca-Tulis
Ini adalah fondasi paling dasar.
Namun, literasi baca-tulis bukan sekadar kemampuan mengeja kalimat.
Ini merupakan kemampuan untuk memahami isi teks tertulis secara mendalam, baik makna yang tersirat maupun tersurat.
Selain itu, literasi ini mencakup kemampuan seseorang untuk menuangkan ide atau gagasan kembali ke dalam bentuk tulisan yang baik.
2. Literasi Numerasi
Literasi ini berkaitan dengan kecakapan menggunakan berbagai macam angka dan simbol matematika dasar.
Tujuannya bukan untuk menjadi ahli matematika murni, melainkan untuk memecahkan masalah praktis dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh penerapan sederhananya adalah kemampuan menghitung diskon saat berbelanja atau kecakapan dalam mengelola anggaran rumah tangga.
3. Literasi Sains
Di era keterbukaan informasi, pola pikir ilmiah sangat dibutuhkan.
Literasi sains adalah kemampuan memahami fenomena alam dan sosial di sekitar kita, serta mengambil keputusan berdasarkan bukti-bukti ilmiah yang valid.
Literasi ini juga mencakup kesadaran dan kepedulian terhadap isu-isu krusial seperti kesehatan dan kelestarian lingkungan.
4. Literasi Digital
Teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup.
Literasi digital adalah kemampuan untuk menggunakan media digital secara bijak, kreatif, dan aman.
Poin penting dari kemampuan ini adalah kecakapan menyaring informasi atau cek fakta, sehingga seseorang tidak mudah termakan berita bohong (hoaks).
5. Literasi Finansial
Kecerdasan finansial sangat berpengaruh pada kesejahteraan masa depan.
Literasi ini mencakup pengetahuan dan kecakapan untuk mengelola keuangan secara efektif.
Seseorang dengan literasi finansial yang baik akan paham cara menabung, berinvestasi, serta mampu membedakan dengan tegas antara kebutuhan (prioritas) dan keinginan.
6. Literasi Budaya dan Kewargaan
Sebagai makhluk sosial yang hidup dalam keberagaman, literasi ini menjadi identitas bangsa.
Literasi budaya adalah kemampuan memahami dan bersikap terhadap kebudayaan sendiri maupun budaya orang lain.
Sementara itu, aspek kewargaan mencakup pemahaman akan hak dan kewajiban sebagai warga negara yang bertanggung jawab.
Penguasaan keenam literasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjadi individu yang adaptif, kritis, dan bijak dalam menjalani kehidupan modern.
Baca Juga: Tak Hanya Buta Huruf, Fenomena ‘Buta Angka’ Juga Nyata di Sekitar Kita
(Mira)
















