“Lebih dari 1.587 KK terdampak peristiwa ini. BPBD masih terus memutakhirkan data dampak dari lapangan,” bunyi laporan tersebut. Petugas BPBD setempat telah melakukan upaya evakuasi warga ke tempat aman.
Sementara itu di Provinsi Jawa Timur, banjir dilaporkan terjadi di Kabupaten Situbondo.
Banjir yang dipicu hujan lebat berdurasi lama sejak Rabu (21/1) ini merendam 6 desa di 5 kecamatan.
Tercatat sebanyak 2.822 KK terdampak.
Merespons situasi ini, Gubernur Jawa Timur telah menetapkan status siaga darurat bencana selama 155 hari, terhitung mulai 27 November 2025 hingga 1 Mei 2026.
Potensi Cuaca 25-26 Januari 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat masih akan terjadi pada periode 25 hingga 26 Januari 2026.
Wilayah yang diprediksi terdampak signifikan meliputi Bali, Pulau Jawa, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Sumatera Selatan.
Menyikapi potensi tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
“Bagi warga yang tinggal di daerah bantaran sungai diminta selalu memantau ketinggian air secara berkala. Jika terjadi hujan berintensitas tinggi dalam durasi lama, warga disarankan melakukan evakuasi mandiri,” demikian imbauan tertulis BNPB.
Baca Juga: Longsor Terjang Bandung Barat, 7 Orang Meninggal dan 82 Warga Masih Dicari
(Mira)
















