Mengapa Daun Pandan Identik dengan Ziarah Kubur? Ini Makna Filosofis dan Alasannya

"Pernah bertanya kenapa daun pandan selalu ada saat ziarah kubur? Simak alasan budaya, filosofi penyejuk, hingga tafsir keagamaan di balik tradisi ini."
Pernah bertanya kenapa daun pandan selalu ada saat ziarah kubur? Simak alasan budaya, filosofi penyejuk, hingga tafsir keagamaan di balik tradisi ini. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Pemandangan tempat pemakaman umum (TPU) yang ramai peziarah sering kali identik dengan aroma khas yang menyeruak di udara.

Aroma itu bukan berasal dari parfum mahal, melainkan wangi alami dari irisan daun pandan yang dicampur dengan kembang aneka rupa.

Di Indonesia, tradisi menabur bunga (nyekar) rasanya kurang lengkap tanpa kehadiran irisan daun pandan wangi.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa harus daun pandan? Mengapa tidak cukup hanya bunga mawar atau melati saja?

Baca Juga: Ratusan Pelajar SMAN 1 Simpang Hilir Refleksikan Nilai Kejujuran Lewat Peringatan Isra Mi’raj

Ternyata, penggunaan daun pandan dalam ziarah kubur bukan sekadar kebiasaan turun-temurun, melainkan memiliki alasan praktis, budaya, hingga landasan religius yang mendalam. Berikut penjelasannya:

1. Aroma Khas yang Tahan Lama

Alasan paling mendasar adalah karakteristik daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) yang memiliki aroma semerbak yang kuat dan khas.

Berbeda dengan kelopak bunga yang wanginya bisa cepat hilang saat layu, aroma daun pandan cenderung bertahan lebih lama meskipun daunnya sudah mulai mengering.

Wangi ini bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada jenazah dan menyamarkan bau tanah, menciptakan suasana yang lebih sakral dan tenang bagi peziarah yang berdoa.

2. Simbol “Penyejuk” bagi Ahli Kubur

Dalam tradisi masyarakat Nusantara, irisan daun pandan yang dicampur dengan air dan bunga sering disebut sebagai “air bunga” atau “bunga rampai”.

Daun pandan yang berwarna hijau dan bersifat sejuk secara filosofis dimaknai sebagai “pendingin”.

Masyarakat berharap, dengan menaburkan pandan, suasana kubur menjadi sejuk dan ahli kubur mendapatkan ketenangan serta diringankan dari siksa kubur.