Paradoks Pertumbuhan Ekonomi dan Jejak Ekologis
Rocky mempertanyakan ambisi pengejaran pertumbuhan ekonomi sebesar 6 hingga 9 persen melalui bantuan teknologi. Ia menilai pertumbuhan tersebut menghasilkan jejak ekologis yang sangat merusak bagi ekosistem global.
Eksploitasi bumi yang terus berlangsung demi teknologi pada akhirnya menghilangkan fungsi alam dalam memberikan kesejukan bagi manusia.
Baca Juga: Rocky Gerung Dukung Jambore Karhutla 2025: Kampanye Serius Hijaukan Indonesia
“Pertanyaan teknisnya, berapa persen kerusakan ekonominya? Berapa persen ecological footprint yang dihasilkan?” ujar Rocky dalam forum tersebut.
Menurutnya, teknologi masuk ke tengah masyarakat bukan lagi sebagai pemenuh kebutuhan, melainkan sebagai bentuk kelemahan manusia yang dieksploitasi oleh sistem ekonomi.
(*Sr)
















