“Jika aliran air mendadak menghilang, bisa jadi air masuk ke rongga bawah tanah. Kondisi ini perlu segera diinvestigasi karena berpotensi memicu runtuhan,” kata Adrin.
Jangan Sembarangan Minum Air
Selain bahaya runtuhan, BRIN juga menyoroti kualitas air yang muncul di dalam lubang amblas. Adrin melarang warga mengonsumsi air tersebut secara langsung tanpa pemeriksaan medis.
Baca Juga: Gelar Konser Amal Peduli Bencana, Aksi Solidaritas Klub Motor Kalbar Dapat Apresiasi Polda
“Air harus melalui analisis kimia terlebih dahulu, meliputi kejernihan, warna, bau, rasa, pH, kandungan bakteri berbahaya seperti E. coli, serta logam berat, sesuai standar kesehatan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan,” tegasnya.
(*Sr)
















