Baca Juga: Tinjau Korban Bencana di Aceh, Kepala BNPB Percepat Huntara dan Salurkan Dana Tunggu Hunian
Kurun waktu enam bulan tersebut merupakan estimasi waktu yang dibutuhkan pemerintah untuk merampungkan pembangunan hunian tetap (Huntap).
“Tantangannya memang jumlahnya sangat besar, sehingga harus dikerjakan dalam waktu yang cepat,” terangnya.
Proyek kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, hingga lembaga terkait lainnya.
Suharyanto optimis target relokasi pengungsi dapat tercapai tepat waktu.
“Kemungkinan pada 18 Februari sudah tidak ada lagi pengungsi di tenda,” tegasnya.
Usai mengecek progres huntara, rombongan melanjutkan agenda dengan menyusuri aliran Sungai Jambo Aye di Desa Seulemak, Kecamatan Langkahan. Menggunakan perahu bermesin, Kepala BNPB melihat langsung titik-titik yang terdampak banjir besar pada November 2025 lalu yang hingga kini akses daratnya masih terputus.
(*Red)
















