Terpantau Satelit, Titik Api di Kecamatan Toba Ternyata Aktivitas Pertanian Warga

Kondisi lahan pertanian warga di Desa Bagan Asam yang telah dicek oleh petugas kepolisian untuk memastikan api tidak meluas, Kamis (22/1).
Kondisi lahan pertanian warga di Desa Bagan Asam yang telah dicek oleh petugas kepolisian untuk memastikan api tidak meluas, Kamis (22/1). (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SANGGAU – Dua titik panas (hotspot) yang terpantau satelit di wilayah Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, dipastikan berasal dari aktivitas pertanian masyarakat.

Hal ini terungkap setelah personel Polsek Toba melakukan pengecekan langsung ke lokasi di Desa Bagan Asam, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga: Polsek Batang Tarang Cek Lapangan, Pastikan Dua Titik Hotspot di Desa Semoncol Aman

Dari hasil verifikasi petugas Bhabinkamtibmas di lapangan, diketahui bahwa lahan seluas kurang lebih 1,7 hektare di dua dusun berbeda tersebut sedang disiapkan warga untuk menanam padi.

Dilakukan Secara Gotong Royong

Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, menjelaskan bahwa pembakaran lahan yang memicu munculnya titik panas tersebut dilakukan secara terbatas.

Warga setempat menerapkan sistem gotong royong dan pengawasan ketat saat melakukan pembersihan lahan.

“Kami memastikan setiap hotspot yang terpantau benar-benar dicek langsung di lapangan. Tujuannya agar tidak terjadi pembakaran yang tidak terkendali serta memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap mengedepankan keselamatan lingkungan,” kata Kapolsek.

Meskipun aktivitas pertanian dengan cara membakar masih ditemukan, polisi memastikan situasi di lapangan aman dan api tidak meluas ke area sekitarnya.