“Sejalan dengan hal tersebut, Karantina Kalimantan Barat terus berupaya melakukan pembenahan sarana prasarana yang mencakup rencana strategis pengembangan kawasan di PLBN, termasuk penataan area pemeriksaan komoditas yang bertujuan melancarkan proses pemeriksaan dan memastikan seluruh komoditas yang melintas telah melalui prosedur karantina yang tepat,” ungkap Noval.
Lebih lanjut, Noval menambahkan bahwa pengawasan teknis juga akan semakin diperketat melalui kolaborasi intensif.
“Selain itu, koordinasi antar instansi juga diperketat terkait pengawasan lalu lintas media pembawa yang memerlukan verifikasi teknis langsung dari pihak Karantina guna mencegah pelanggaran prosedur di perbatasan, demi menjaga ketertiban di wilayah perbatasan, baik pada jam operasional maupun di luar jam kerja,” tambahnya.
Melalui komitmen bersama ini, seluruh elemen instansi di PLBN Jagoi Babang sepakat untuk terus memacu integritas dan profesionalisme.
Langkah ini diambil demi menjaga kedaulatan negara sekaligus memberikan pelayanan prima bagi masyarakat di beranda terdepan Indonesia.
(fR)
















