Sejumlah strategi strategis telah disiapkan guna mencapai target tersebut.
Fokus utama meliputi penguatan kapasitas kelompok tani, jaminan ketersediaan pupuk, serta penggunaan bibit jagung unggul varietas Bhayangkara yang didatangkan khusus dari Jawa Timur.
Keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi lintas sektor, termasuk dukungan pemerintah desa dan partisipasi aktif para petani.
Tercatat beberapa kelompok tani (Poktan) yang terlibat aktif meliputi Poktan Adam Jaya, Usaha Maju, Karya Maju, Sumur Mendidih II, serta sejumlah petani sukarelawan di Kecamatan Jongkat.
Melalui kolaborasi intensif ini, Polsek Jongkat optimistis program ketahanan pangan berbasis komoditas jagung dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat.
Baca Juga: Bulog Terbangkan 20 Ton Beras ke Bener Meriah dan Aceh Tengah
(Reni)
















