Cegah Isu SARA, Polres Ketapang Ajak Ulama Berperan Aktif Menjaga Situasi Kamtibmas

Suasana keakraban Kasat Binmas Polres Ketapang bersama K.H. Jema’ih Makmur saat berdiskusi mengenai pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Rabu (21/1).
Suasana keakraban Kasat Binmas Polres Ketapang bersama K.H. Jema’ih Makmur saat berdiskusi mengenai pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Rabu (21/1). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan tokoh agama guna bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Ketapang, serta membangun suasana yang damai dan sejuk di tengah masyarakat,” tegas AKP Matalip mewakili Kapolres Ketapang.

Tokoh Agama Sebagai Mediator

Lebih lanjut, Kasat Binmas mengajak para ulama dan tokoh agama untuk mengambil peran sebagai mediator atau penengah.

Jika timbul permasalahan atau gesekan di tengah masyarakat, tokoh agama diharapkan hadir sebagai figur yang menyejukkan suasana sehingga konflik tidak meluas.

Baca Juga: Pimpin Sertijab, Kapolres Ketapang Harap Wakapolres Baru Segera Adaptasi dan Jaga Kamtibmas

Upaya menjaga situasi kamtibmas ini tidak bisa dilakukan oleh kepolisian sendirian (single fighter).

Keterlibatan aktif tokoh agama dalam memberikan pencerahan kepada umat menjadi kunci utama dalam memelihara ketertiban sosial di wilayah hukum Polres Ketapang.

(Natash)