BMKG Rilis Peringatan Dini Potensi Karhutla di Kalbar Sepekan ke Depan

Infografis BMKG menunjukkan peta sebaran potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat periode 23-29 Januari 2026, yang didominasi warna merah atau kategori sangat mudah terbakar.
Infografis BMKG menunjukkan peta sebaran potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat periode 23-29 Januari 2026, yang didominasi warna merah atau kategori sangat mudah terbakar. (Dok. BMKG Kalbar)

“Kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Barat secara umum Cerah Berawan. Waspada potensi kemudahan terjadi karhutla di wilayah Kalbar selama seminggu ke depan,” bunyi pernyataan resmi dalam rilis data BMKG.

Perubahan Cuaca di Akhir Pekan

Meskipun dominasi cuaca panas dan kering terjadi di awal hingga pertengahan pekan, BMKG memprediksi adanya sedikit perubahan pola cuaca menjelang akhir periode pemantauan.

Pada tanggal 28 dan 29 Januari 2026, peta risiko karhutla mulai menunjukkan penurunan di beberapa wilayah.

Secara spesifik, tabel potensi hujan harian menunjukkan adanya peningkatan intensitas hujan menjadi kategori “Hujan Sedang” pada tanggal 29 Januari 2026, khususnya untuk wilayah Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sintang.

Baca Juga: BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Kamis 15 Januari: Hujan Ringan dan Peringatan Dini Karhutla

Namun, untuk wilayah lainnya seperti Kota Pontianak, Kubu Raya, dan Singkawang, intensitas hujan diprediksi masih dalam kategori ringan.

Menyikapi data tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.

Tingginya potensi Karhutla di Kalbar saat ini membuat api sekecil apapun dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan, yang pada akhirnya dapat merugikan kesehatan dan ekonomi masyarakat luas.

(*Red)