Refleksi Isra Mi’raj, Kapolres Kayong Utara: Menghadap Tuhan Harus Lebih Siap dari Pimpinan

"Kapolres Kayong Utara, Adi Prabowo, ingatkan personelnya agar sikap menghadap Tuhan harus lebih siap dibanding menghadap pimpinan saat peringatan Isra Mi'raj."
Kapolres Kayong Utara, Adi Prabowo, ingatkan personelnya agar sikap menghadap Tuhan harus lebih siap dibanding menghadap pimpinan saat peringatan Isra Mi'raj. (Dok. Polres Kayong Utara)

Sementara itu, penceramah Yanto Hardianto yang mengisi tausiah, menggarisbawahi bahwa inti dari peristiwa Isra Mi’raj adalah perintah shalat.

Menurutnya, shalat bukan sekadar ritual, melainkan benteng moral yang seharusnya mencegah seseorang dari perbuatan menyimpang.

Yanto juga mengingatkan bahwa tugas kepolisian sejatinya adalah ladang amal jika diniatkan untuk kemanusiaan.

“Kemuliaan seseorang dapat diraih dengan cara mengayomi dan memudahkan urusan orang lain. Dalam konteks kepolisian, melayani masyarakat adalah bentuk nyata aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial,” ujar Yanto.

Acara yang berlangsung khidmat hingga pukul 09.00 WIB ini turut dihadiri Wakapolres Denny Satria, pengurus Bhayangkari, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama demi keselamatan bangsa dan kondusifitas keamanan di wilayah Kayong Utara.

Baca Juga: Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolres Kayong Utara Tekankan Disiplin Anggota

(Mira)