“Desa ini memiliki keunggulan yang tidak dimiliki peternak lele di daerah lain, yakni adanya kepastian pasar,” ujar Hendra saat menghadiri panen perdana.
Bagi Sundusiyah dan Misnah, ibu rumah tangga dari Dusun Kelawar, program ini adalah nafas baru.
“Kalau tidak musim ikan, kami tetap bisa beraktivitas dan membantu ekonomi keluarga. Usaha seperti ini bagus dan harus dicoba,” tutur mereka kompak.
Kisah Desa Pelapis adalah bukti nyata bahwa ketika perempuan diberdayakan dan diberi akses pasar yang jelas, ketahanan ekonomi keluarga bukan lagi sekadar impian, bahkan di pulau sekalipun.
(*Red/Ryle)
















