Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Dana Moneter Internasional (IMF) melaporkan bahwa utang pemerintah global telah menembus angka USD 110,9 triliun pada tahun 2025. Dari jumlah fantastis tersebut, negara-negara maju mendominasi daftar peminjam terbesar di dunia.
Berdasarkan data Visual Capitalist, berikut adalah 8 negara dengan nominal utang pemerintah tertinggi. Nilai ini dikonversi menggunakan kurs Rp17.000 per Dolar AS.
1. Amerika Serikat (Rp650.590 Triliun)
Amerika Serikat memimpin posisi puncak dengan total utang USD 38,27 triliun. Negara ini menyumbang lebih dari sepertiga total utang dunia. Defisit anggaran yang terus melebar dan biaya bunga yang tinggi menjadi penyebab utama lonjakan tersebut.
2. China (Rp317.560 Triliun)
China menempati posisi kedua dengan utang sebesar USD 18,68 triliun. Meskipun rasionya terhadap ekonomi masih lebih rendah dari AS, China mencatat laju pertumbuhan utang tercepat, yakni naik 13,6% dalam setahun akibat stimulus ekonomi besar-besaran.
3. Jepang (Rp167.110 Triliun)
Jepang berada di urutan ketiga dengan utang USD 9,83 triliun. Uniknya, sebagian besar utang Jepang berasal dari investor domestik, sehingga negara ini relatif aman dari guncangan pasar luar negeri meski rasio utangnya sangat tinggi.
4. Inggris (Rp69.530 Triliun)
Inggris menempati posisi keempat dengan total utang USD 4,09 triliun. Pasca-Brexit dan pandemi, Inggris terus berupaya menyeimbangkan neraca keuangannya di tengah tekanan inflasi global.
















