“Dengan adanya FGD ini kami mengharapkan bimbingan dan arahan supaya hal-hal yang tidak kita inginkan itu bisa dihindari dan bisa diantisipasi,” ujar Abdullah.
Sasar Pelanggan Pasif Demi Target 100 Persen
Selain aspek teknis, penguatan manajemen risiko ini juga bertujuan untuk memuluskan target ambisius perusahaan.
Abdullah menyebutkan bahwa Wali Kota Pontianak selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) telah memberikan mandat agar cakupan layanan air bersih bisa mencapai 100 persen.
Untuk merealisasikan target tersebut, manajemen PDAM kini gencar melakukan penyisiran data pelanggan.
Strateginya tidak hanya mencari pelanggan baru, tetapi juga “menghidupkan kembali” pelanggan lama yang statusnya kini tidak aktif.
“Kami berusaha mencari pelanggan-pelanggan yang pasif. Yang pasif dalam arti dulu pernah jadi pelanggan, namun sekarang sudah tidak aktif lagi,” pungkas Abdullah.
Baca Juga: Tagihan Air Melonjak? PDAM Tirta Khatulistiwa Bagikan 9 Tips Jitu Hemat Pemakaian
(Nala)
















