“Bagi saya pribadi, Pak OSO bukan sekadar tokoh dan pemimpin, melainkan sosok orang tua yang selalu hadir dengan nasihat bijak, ketenangan, dan semangat,” tuturnya.
Ia menambahkan, kebersamaan yang terjalin hangat dan tulus ini menjadi energi positif tersendiri baginya dalam menyongsong pelantikan pengurus partai.
“Kebersamaan yang hangat dan tulus inilah yang menjadi energi positif menyongsong pelantikan, melangkah mantap, satu hati, satu tujuan,” pungkas Alexander Wilyo.
(fr)
















