DLHK Kalbar Dorong Aksi Lingkungan Masyarakat Masuk Sistem Registri Nasional

Kepala DLHK Provinsi Kalbar, Adi Yani, saat memberikan sambutan dalam acara workshop peningkatan kapasitas dan penguatan kelembagaan masyarakat terkait perubahan iklim di Pontianak, Selasa (20/1).
Kepala DLHK Provinsi Kalbar, Adi Yani, saat memberikan sambutan dalam acara workshop peningkatan kapasitas dan penguatan kelembagaan masyarakat terkait perubahan iklim di Pontianak, Selasa (20/1). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Potensi Empat Karakter Wilayah

Kalimantan Barat memiliki potensi besar dalam isu perubahan iklim karena memiliki empat karakteristik wilayah yang unik, yakni pesisir, pedalaman, perbatasan, dan pulau-pulau kecil.

“Empat karakter wilayah ini layak kita dorong bersama untuk melakukan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Koko Wijanarka dari Kementerian Lingkungan Hidup. Ia menekankan bahwa banyak praktik baik seperti pengolahan sampah dan biogas belum teregistrasi.

“Kita ingin mendata lokasi yang sudah ada atau sudah berjalan, misal di masyarakat sudah melaksanakan proklim, mengolah sampah, biogas dan lainnya, tapi belum teregistrasi, aksi-aksi ini yang ingin diformalkan dan diregister dalam sistem yang ada,” ucap Koko.

(*Red)