“Saya minta jajaran Dinas Kesehatan dan RSUD harus kompak, saling membantu demi masyarakat. Yang penting juga komunikasi atasan dengan bawahan, dan ke pimpinan. Karena kalian ini mengurus nyawa dan kesehatan orang lain,” pesan Bupati.
Strategi Anggaran dan Pelayanan
Selain masalah komunikasi, Bupati juga menyoroti strategi pengelolaan anggaran. Mengingat adanya pengurangan transfer keuangan daerah, ia mendorong jajarannya untuk proaktif mencari sumber pendanaan dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Bupati Sintang Targetkan Ekonomi 2026 Tumbuh di Atas 5 Persen
Ia juga mewanti-wanti agar anggaran yang sudah tersedia dapat diserap secara maksimal.
“Bekerjalah yang serius. Kalau bisa mencari sumber pendanaan dari pemerintah pusat, boleh dan silakan. Karena dana kita terbatas akibat pengurangan transfer keuangan daerah. Kalau sudah ada anggaran, belanjakan sampai habis. Karena kalau tidak habis, kita sulit mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat,” tegasnya.
Menutup arahannya, Bupati menuntut adanya terobosan baru di setiap lini pelayanan kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit Daerah.
“Saya juga berpesan, agar jajaran Dinkes, RSUD dan Puskesmas untuk berinovasi dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Berikan layanan terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.
(*Red)
















