BNPB Rilis Update Penanganan Bencana Hidrometeorologi: Banjir dan Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah

Proses evakuasi pohon tumbang akibat angin kencang oleh petugas gabungan di Desa Besuki, Kec. Besuki, Kab. Situbondo, Jawa Timur, Selasa (20/1).
Proses evakuasi pohon tumbang akibat angin kencang oleh petugas gabungan di Desa Besuki, Kec. Besuki, Kab. Situbondo, Jawa Timur, Selasa (20/1). (Dok. Ist)

“Sebanyak 3.455 KK terdampak dengan rincian 1.735 KK di Kecamatan Winongan, 578 KK di Kecamatan Grati, 567 KK di Kecamatan Gondangwetan, dan 575 KK di Kecamatan Rejoso,” ungkap data BPBD Kabupaten Pasuruan.

Hingga Rabu (21/1) pagi, genangan air dengan ketinggian bervariasi antara 15 hingga 60 sentimeter masih terlihat. Petugas terus berupaya mendistribusikan bantuan logistik kepada warga.

Baca Juga: BNPB Rilis Data Bencana 18-19 Januari: Banjir dan Angin Kencang Dominasi Wilayah Indonesia

Angin Kencang di Situbondo dan Mataram

Selain banjir, cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Peristiwa ini menyebabkan pohon tumbang di empat titik Jalan Raya Besuki dan merusak puluhan rumah.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) diterjunkan untuk kaji cepat dan evakuasi material pohon tumbang. Petugas juga mencatat 36 unit rumah terdampak akibat angin kencang,” bunyi laporan BPBD setempat.

Sementara itu, di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, angin kencang mengakibatkan kerusakan pada hunian warga dan fasilitas umum.

“Sebanyak 8 rumah warga terdampak, 3 rumah rusak ringan, 1 rusunawa rusak berat, dan 3 lapak pedagang terdampak,” lapor BPBD Kota Mataram.

Imbauan Kesiapsiagaan

Menyikapi peningkatan frekuensi kejadian bencana hidrometeorologi ini, BNPB mengeluarkan imbauan tegas kepada pemerintah daerah dan masyarakat.

“Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga untuk mengantisipasi bahaya hidrometeorologi. Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah kesiapsiagaan dan senantiasa memantau pembaruan informasi dari sumber resmi,” tulis rilis resmi BNPB.

BNPB juga menyarankan langkah teknis bagi warga, seperti memangkas cabang pohon yang rawan tumbang dan memperkuat struktur bangunan rumah guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem.

(*Red)