Waspada Penipuan LinkedIn Berkedok Balasan Pesan Resmi

Ilustrasi - Penjahat siber melancarkan modus penipuan LinkedIn melalui balasan pesan resmi palsu. Pelaku mencuri data akun melalui situs tiruan. Simak cara mencegahnya. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Penjahat siber melancarkan modus penipuan LinkedIn melalui balasan pesan resmi palsu. Pelaku mencuri data akun melalui situs tiruan. Simak cara mencegahnya. (Dok. Ist)

Pelaku Curi Data Akun

Peretas menggunakan akun hasil curian untuk menyebarkan tautan serupa kepada seluruh jaringan koneksi milik korban. Beberapa email juga menyertakan lampiran file yang mengandung perangkat lunak berbahaya (malware) untuk merusak perangkat pengguna.

Pengguna perlu memeriksa alamat email pengirim untuk memastikan keaslian pesan tersebut. LinkedIn hanya menggunakan domain resmi linkedin.com untuk mengirimkan setiap notifikasi kepada para anggotanya.

Baca Juga: Cara Daftar NPWP Online 2025, Cukup Pakai HP

Fitur verifikasi dua langkah melalui pengaturan keamanan mencegah akses ilegal dari pihak luar secara efektif.

Pengguna harus melaporkan setiap pesan atau profil mencurigakan melalui fitur laporan resmi yang tersedia di platform tersebut agar sistem segera melakukan pemblokiran.

(*Sari)