Tangan Tersangkut Tali, Bocah 11 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai Kapuas

Petugas Kepolisian melakukan olah TKP di aliran Sungai Kapuas wilayah Kabupaten Sekadau. Seorang anak dilaporkan meninggal dunia saat berenang di kawasan Kampung Rojok, Sabtu (17/1).
Petugas Kepolisian melakukan olah TKP di aliran Sungai Kapuas wilayah Kabupaten Sekadau. Seorang anak dilaporkan meninggal dunia saat berenang di kawasan Kampung Rojok, Sabtu (17/1). (Dok. Ist)

Baca Juga: Sampan Berisi Ikan Ditemukan Hanyut, Warga Nanga Pinoh Diduga Tenggelam di Sungai Melawi

Korban Ditemukan Tidak Sadarkan Diri

Upaya pencarian warga membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan namun dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Warga kemudian mengevakuasi korban ke atas jamban dan segera melarikannya ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun, takdir berkata lain sesampainya di rumah sakit.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Penyebab dan Sikap Keluarga

Terkait penyebab insiden tenggelam di Sungai Kapuas ini, pihak kepolisian memberikan dugaan sementara berdasarkan keterangan di lapangan. Korban diduga mengalami kendala saat berada di dalam air.

Diduga tangan korban tersangkut pada tali bekas yang berada di bawah bangunan jamban. Kondisi ini membuat korban kesulitan melepaskan diri hingga akhirnya kehabisan napas dan tenggelam.

Baca Juga: Sampan Ditemukan Kosong, Warga Nanga Pinoh Diduga Tenggelam di Sungai Melawi

Menyikapi kejadian ini, pihak keluarga korban menyatakan telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan visum maupun autopsi.

Pihak kepolisian pun menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa warga Sekadau Hilir tersebut.

“Atas kejadian ini, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutup AKP Triyono.

(*Red)