Tuntut Insentif Cair, Karyawan SPX Sandai Tutup Paksa Kantor

Ilustrasi - Puluhan karyawan SPX Sandai menutup kantor operasional di Jalan Trans Kalimantan. Aksi ini buntut dari insentif 3 bulan yang tak kunjung cair. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Puluhan karyawan SPX Sandai menutup kantor operasional di Jalan Trans Kalimantan. Aksi ini buntut dari insentif 3 bulan yang tak kunjung cair. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Puluhan karyawan jasa ekspedisi Shopee Express (SPX) di wilayah Sandai Kanan mengambil langkah tegas dengan menutup operasional kantor mereka secara sepihak, Selasa (20/1/2026).

Aksi mogok yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini melumpuhkan aktivitas pengiriman di kantor yang berlokasi di Jalan Trans Kalimantan tersebut.

Para pekerja melakukan aksi ini sebagai bentuk protes keras terhadap manajemen perusahaan. Mereka menilai pihak manajemen telah melakukan kelalaian serius yang merugikan hak-hak pekerja.

Baca Juga: Bocah Korban Penganiayaan di Ketapang Jalani Perawatan Intensif

Berdasarkan informasi yang terhimpun, sekitar 30 orang karyawan belum menerima pencairan dana insentif selama tiga bulan berturut-turut. Kondisi ini memicu keresahan kolektif yang berujung pada tuntutan pencairan hak upah dan insentif sesegera mungkin.

Karena tidak adanya tindak lanjut maupun kejelasan dari pihak SPX terkait tuntutan tersebut, para karyawan akhirnya memutuskan untuk menyegel kantor.

Massa menegaskan sikap mereka untuk terus menutup kantor layanan tersebut dalam beberapa hari ke depan. Mereka bersikeras tidak akan membuka kembali operasional hingga pihak manajemen menyelesaikan kewajiban pembayaran hak-hak karyawan secara penuh.

Baca Juga: Geger, Bayi Perempuan Hidup Ditemukan dalam Tas Biru di Kebun Sawit Ketapang

Hingga berita ini terbit, aksi penutupan masih berlangsung dan berpotensi menghambat alur distribusi paket di wilayah Sandai dan sekitarnya.

(*Sari)

Penulis: Apsari