Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak merespons keluhan masyarakat terkait munculnya kabut asap yang mulai menyelimuti kota dalam beberapa hari terakhir.
Meski kualitas udara dirasakan menurun, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memastikan bahwa sumber utama asap bukan berasal dari wilayah Kota Pontianak.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Picu Karhutla di Jalan Perdana
Berdasarkan data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), jumlah titik panas atau hotspot di Kota Pontianak tergolong paling rendah dibandingkan daerah lain di Kalimantan Barat.
Fakta ini mengindikasikan bahwa kabut asap yang dirasakan warga saat ini merupakan dampak dari asap kiriman daerah sekitar yang terbawa arah angin.
Petugas Siaga Penuh
Meskipun titik panas di dalam kota minim, Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa pihaknya tidak lengah.
Pemkot Pontianak melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan langkah antisipasi sejak dini, terutama di wilayah rawan seperti Kecamatan Pontianak Tenggara dan Pontianak Selatan.
















