“Kegiatan panen jagung ini merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan Gapoktan dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan,” ujar Serda Agung Susilo di sela-sela kegiatan.
Respons Positif Petani
Sinergitas ini mendapat sambutan positif dari pihak desa dan petani. Perwakilan Gapoktan mengapresiasi peran aktif Babinsa yang konsisten turun ke lapangan.
Kehadiran Babinsa dinilai memberikan semangat tersendiri bagi warga dalam mengelola lahan pertanian mereka.
Baca Juga: Panen Jagung Serentak di Bengkayang, Polda Kalbar Pecahkan Dua Rekor MURI
Melalui kegiatan panen bersama ini, diharapkan hasil produksi jagung dapat meningkat secara signifikan.
Hal ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan ekonomi petani lokal, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memperkuat stok ketahanan pangan di Desa Sungai Nilam, sekaligus mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
(Natash)
















