Sambas  

Polsek Selakau dan Polres Sambas Padamkan Titik Api Karhutla di Selakau Tua

Personel gabungan Polsek Selakau dan Polres Sambas saat melakukan pemadaman titik api Karhutla di lahan gambut Desa Selakau Tua. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Personel gabungan Polsek Selakau dan Polres Sambas saat melakukan pemadaman titik api Karhutla di lahan gambut Desa Selakau Tua. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, SAMBAS – Jajaran Polsek Selakau bersinergi dengan Satuan Samapta Polres Sambas dan pemangku kepentingan terkait melaksanakan upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Baca Juga: Padamkan Titik Api di Selakau Tua, Polsek Selakau dan Polres Sambas Gencarkan Penanggulangan Karhutla

Kegiatan penanganan titik panas (hotspot) ini difokuskan di wilayah hukum Polsek Selakau, tepatnya di Dusun Gemuruh, Desa Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas, Minggu (18/01/2026).

Kegiatan pemadaman yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Sambas, Andry, bersama Kapolsek Selakau, Tri Kurnia Setiawan.

Operasi ini melibatkan gabungan personel dari Sat Samapta Polres Sambas, anggota Polsek Selakau, tim Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan bergerak cepat menuju lokasi titik api yang terpantau di beberapa koordinat di Desa Selakau Tua.

Baca Juga: Waterfront Sambas Terbengkalai, Warga Desak Pemprov Kalbar

Petugas melakukan pemadaman intensif menggunakan mesin pompa air untuk membasahi lahan dan mencegah api meluas.

Selain melakukan tindakan fisik berupa pemadaman, personel di lapangan juga memberikan imbauan tegas kepada warga sekitar agar tidak membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar.

Kapolsek Selakau, Tri Kurnia Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri, instansi terkait, dan masyarakat dalam upaya mencegah terjadinya Karhutla, sekaligus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Selama proses penanggulangan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali tanpa kendala berarti.

Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu meminimalisir dampak kabut asap dan kerusakan lingkungan akibat Karhutla di wilayah Sambas.

(fr)