Hadiri Rakernas XVII Apkasi di Batam, Bupati Alexander Wilyo Perjuangkan Aspirasi Daerah

Bupati Ketapang Martin Rantan saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Apkasi di Kota Batam. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Bupati Ketapang Martin Rantan saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Apkasi di Kota Batam. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, BATAM – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Tahun 2026. Kegiatan strategis ini digelar di Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (20/01/2026).

Baca Juga: Refleksi 10 Bulan Memimpin, Alexander Wilyo: Ketapang Tak Boleh Mundur, Januari Siap Rombak Pejabat

Rakernas XVII Apkasi kali ini mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”.

Forum ini bertujuan sebagai wadah konsolidasi pemerintah kabupaten se-Indonesia sekaligus menjaring aspirasi daerah untuk disinergikan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jamuan makan malam (welcome dinner) dan pembukaan Rakernas pada Minggu malam (18/01/2026).

Agenda utama kemudian berlangsung selama dua hari, yakni Senin hingga Selasa (19–20/01/2026), yang diisi dengan forum dialog, diskusi panel, hingga sidang pleno penyusunan rekomendasi kebijakan.

Sejumlah isu strategis nasional dan daerah menjadi bahasan utama dalam pertemuan ini.

Topik tersebut meliputi penguatan kemandirian pangan, pengembangan infrastruktur dasar kabupaten, optimalisasi dana perkebunan dan dana desa, serta manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga: Cegah Kecelakaan Laut, Sat Polairud Polres Ketapang Gencarkan Patroli Perairan di Sungai Pawan

Selain itu, forum ini juga membahas penguatan kewenangan dan hubungan pusat-daerah melalui wacana revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Rakernas ini menghadirkan dialog langsung dengan sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Sosial, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), hingga Ketua Komisi II DPR RI. Kegiatan ditutup dengan pengarahan dari Menteri Dalam Negeri sekaligus penutupan resmi acara.

Selain agenda rapat, perhelatan Apkasi 2026 juga dirangkaikan dengan peresmian Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat promosi potensi daerah dan membuka peluang investasi seluas-luasnya di kabupaten seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Alexander Wilyo yang juga menjabat sebagai Wakil Bendahara Apkasi menegaskan pentingnya forum ini bagi kemajuan daerah.