Menariknya, hasil penjualan tidak sepenuhnya masuk ke kas pembinaan.
Sebagian keuntungan disisihkan untuk bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatra. Hal ini menjadi bukti bahwa dari balik jeruji besi, kepedulian sosial tetap dapat disalurkan.
Pendampingan Teknis Profesional
Keberhasilan panen ini tidak lepas dari sinergi antar-instansi.
Lapas Sintang melibatkan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Perikanan untuk memberikan pendampingan teknis.
Keterlibatan tenaga ahli memastikan proses pembinaan berjalan sesuai standar budidaya yang baik, sehingga keterampilan yang didapat warga binaan dapat diaplikasikan saat mereka kembali ke masyarakat nanti.
“Lapas Kelas IIB Sintang terus berupaya mengimplementasikan nilai-nilai pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Rizal.
Baca Juga: Bupati Sintang Harapkan Guru Pendidikan Agama Kristen Mendidik Siswa dengan Kasih Sayang
(Mira)
















