Hadiri Wisuda Santri di Kubu Raya, Wagub Krisantus: Pendidikan Adalah Modal Hidup yang Tak Pernah Habis

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, saat memberikan motivasi tentang pentingnya pendidikan di hadapan santri dan wali murid Pondok Pesantren Miftahul Khairat, Minggu (18/1).
Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, saat memberikan motivasi tentang pentingnya pendidikan di hadapan santri dan wali murid Pondok Pesantren Miftahul Khairat, Minggu (18/1). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Uang satu miliar bisa habis hanya dalam dua hari jika tidak disertai pendidikan dan kemampuan mengelola kehidupan,” ujarnya.

Kisah Anak Desa Nanga Layung

Guna memotivasi para wisudawan, Wakil Gubernur Kalimantan Barat ini berbagi kisah masa kecilnya.

Ia menceritakan latar belakangnya yang berasal dari keluarga sederhana di pedalaman Sintang, tepatnya di Desa Nanga Layung, Kecamatan Sepauk.

Baca Juga: Optimalkan PAD, Wagub Kalbar Dorong Penerapan ETLE untuk Jaring Penunggak Pajak

Krisantus ingin membuktikan bahwa keterbatasan geografis dan ekonomi bukan penghalang untuk meraih kesuksesan. Tekad yang kuat dan pendidikan yang baik adalah kunci mobilitas sosial.

“Latar belakang desa yang bahkan sulit ditemukan di peta digital bukanlah penghalang untuk sukses dan berkontribusi bagi daerah, selama memiliki tekad kuat dan menjadikan pendidikan sebagai jalan hidup,” tuturnya.

Ia menutup arahannya dengan meminta para orang tua untuk terus mendukung putra-putrinya menuntut ilmu setinggi mungkin sebagai bekal menghadapi ketidakpastian zaman di masa depan.

(*Red)