Penjelasan Ahli Fisika Soal Peristiwa Isra Mikraj

Guru Besar Fisika ITS menyoroti peristiwa Isra Mikraj. Ia menjelaskan mengapa Teori Relativitas Einstein tidak sanggup menjabarkan perjalanan nabi tersebut. (Dok: Freepik)
Guru Besar Fisika ITS menyoroti peristiwa Isra Mikraj. Ia menjelaskan mengapa Teori Relativitas Einstein tidak sanggup menjabarkan perjalanan nabi tersebut. (Dok: Freepik)

Sudut Pandang Dimensi Tinggi

Agus kemudian menawarkan perspektif lain melalui Teori Relativitas Umum (General Relativity). Teori ini menjelaskan gravitasi sebagai akibat dari kelengkungan ruang dan waktu.

Konsep ini membuka peluang mengenai keberadaan dimensi ruang yang lebih tinggi daripada dimensi tiga yang manusia tempati saat ini.

Baca Juga: Peringati Isra Mikraj 1447 H, Wali Kota Edi Ajak ASN Seimbangkan Layanan dan Spiritualitas

Agus menduga peristiwa ini melibatkan dimensi-dimensi tinggi tersebut sehingga memungkinkan perjalanan lintas ruang tanpa terikat waktu linier.

Namun, Agus menegaskan bahwa sains modern tetap memiliki batas. Ia menyimpulkan bahwa peristiwa Isra Mikraj merupakan mukjizat mutlak atas kehendak Allah SWT yang melampaui kemampuan nalar manusia maupun hukum-hukum fisika.

(*Sari)