Baca Juga: Karhutla Mulai Muncul di Kubu Raya: Api Mengancam Pemukiman, Asap Diwaspadai Ganggu Penerbangan
Fokus Pendinginan Lahan
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menjelaskan bahwa hingga Sabtu (17/1/2026), petugas masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan (cooling down).
Hal ini dilakukan untuk memastikan bara api di lahan gambut benar-benar padam dan tidak menimbulkan asap yang dapat mengganggu penerbangan.
“Kami terus berupaya maksimal melakukan pemadaman dan pendinginan lahan. Langkah ini sangat krusial demi menjamin keselamatan masyarakat dan memastikan kelancaran arus transportasi, terutama mengingat Kabupaten Kubu Raya memiliki objek vital nasional yaitu Bandara Internasional Supadio yang harus bebas dari gangguan kabut asap,” tegas Aiptu Ade, Sabtu (17/1/2026).
Terkait penyebab pasti kebakaran lahan di kedua lokasi tersebut, saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kubu Raya.
Aparat kepolisian juga memberikan imbauan tegas agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Warga diminta segera melapor kepada petugas jika melihat kepulan asap mencurigakan agar penanganan dini dapat dilakukan sebelum api meluas.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Meluas di Kubu Raya, Pemadaman Terkendala Akses Air
(*Red)
















