Ancam Penerbangan dan Pemukiman, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan di Dekat Bandara Supadio

Personel gabungan yang tergabung dalam Tim Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan saat melakukan proses pendinginan di area lahan gambut yang terbakar di Kubu Raya, Sabtu (17/1).
Personel gabungan yang tergabung dalam Tim Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan saat melakukan proses pendinginan di area lahan gambut yang terbakar di Kubu Raya, Sabtu (16/1). (Dok. Polres Kubu Raya)

Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Ancaman kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) kembali terdeteksi di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Tim gabungan melaporkan adanya kemunculan titik api di dua kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Sungai Kakap, pada Jumat (16/1/2026).

Baca Juga: Hanya Berjarak 70 Meter dari Rumah Warga, Kebakaran Lahan di Desa Kuala Dua Berhasil Dijinakkan

Merespons situasi tersebut, personel gabungan yang terdiri dari Polres Kubu Raya, Dit Samapta Polda Kalbar, BNPB, TNI, serta Pemadam Kebakaran swasta langsung terjun ke lokasi.

Mengingat posisi strategis Kabupaten Kubu Raya sebagai lokasi objek vital nasional Bandara Internasional Supadio, penanganan cepat menjadi prioritas utama.

Api Berjarak 70 Meter dari Rumah

Berdasarkan data lapangan yang dihimpun Tim Siaga Karhutla, lokasi kebakaran pertama teridentifikasi di Jalan Sultan Agung, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya.

Di titik ini, api menghanguskan lahan seluas kurang lebih 2 hektar.

Kondisi di lapangan sempat memicu kekhawatiran karena titik api berada sangat dekat dengan pemukiman warga.

Jarak antara kobaran api dan rumah penduduk diperkirakan hanya sekitar 70 meter. Sementara itu, titik api kedua ditemukan di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, dengan luas area terbakar mencapai 1,5 hektar.