“Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, pada pukul 08.02 WITA tim Basarnas darat mengonfirmasi bahwa serpihan yang ditemukan merupakan bagian dari pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak,” tambahnya.
Baca Juga: Kerahkan Rescue Car dan Metode ESSAR, Basarnas Pontianak Sukses Temukan Warga Hilang di Sintang
Konfirmasi ini sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian (search) dan beralih ke tahap evakuasi dan penanganan lanjutan.
Andi menegaskan bahwa kondisi fisik pesawat saat ditemukan sudah tidak utuh.
“Kondisi pesawat dipastikan sudah hancur,” tegasnya.
Sebelumnya, pesawat jenis ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak pada Sabtu sore, memicu operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan berbagai unsur SAR di wilayah Sulawesi Selatan.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berada di lokasi untuk proses identifikasi dan pengamanan area kejadian.
(fr)
















