“Guyub itu penting. Kalau komunikasi terbangun dengan baik, maka kerja sama antar lembaga juga akan semakin solid,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Edi juga mengapresiasi geliat olahraga di Pontianak.
Ia menyebut hampir seluruh cabang olahraga tersedia dan telah melahirkan prestasi hingga kancah internasional.
“Ini patut kita syukuri dan harus terus dijaga keberlanjutannya,” ucapnya.
Melalui momentum ini, BPK Kalbar berharap sinergi yang terbangun di meja ping-pong dapat bertransformasi menjadi hubungan kerja yang solid dan berintegritas dalam mengawal akuntabilitas keuangan negara.
“Kebersamaan ini adalah fondasi untuk membangun BPK yang semakin berkualitas dan berintegritas,” pungkas Sri Haryati.
(fr)
















